grubPermasalahan klasik apabila kita menggunakan dua/lebih operating system dalam satu mesin yang sering digunakan bersama-sama adalah crash pada salah satu OS dan memberikan dampak pada OS lainnya. GRUB (boot loader linux) lebih bersahabat daripada bootloader milik windows. Pada saat kita menginstall GRUB pada mesin yang sudah terinstall 2 atau lebih OS, GRUB ini sudah dapat secara otomatis mengenali sebagai gerbang masuk operating sistem, dengan memasukkan opsi konfigurasi loader di direktori file /boot/grub/menu.lst. Untuk pemakai UBUNTU belum ada fasilitas khusus yang dibundel untuk pengaturan kofigurasi GRUB ini. Pengguna Opensuse lebih dimudahkan dengan penggunaan YsST, control panel yang sudah berbasis GUI.

GRUB akan tertimpa kernel wind$ apabila kita melakukan installasi ulang mesin dengan OS WInd$, bootloader wind$ tidak mampu mengenali adanya operating system lain yang juga ada di mesin kita. Dampak dari tertimpanya GRUB, kita tidak bisa masuk ke operating sistem linux.

Perlu usaha untuk mengembalikan GRUB agar manajemen bootloader kembali normal seperti sediakala. “Banyak jalan menuju roma”untuk mengembalikan GRUB, ini salah satu cara sederhana yang sering aku pake:

Misalkan mesin kita terinstall 2 OS, Win$ dan Linux, contoh konfigurasinya biasanya sebagai berikut:
Partisi Primary > [WindowsXP] > C:\
Partisi Extended > [Logical 1] > D:\
Partisi Extended > [Logical 2] > *)Linux

*) kali ini kemaren menggunakan ubuntu 7.10 (Gutsy Gibbon)
yang perlu disiapkan adalah live cd untuk mensetup kembali GRUB yang hilang

langkah kejanya sebagai berikut:

  1. Set konfigurasi bios untuk first boot dari cdrom
  2. Masukkan Live CD yang sudah disiapkan
  3. Masuk kedalam desktop, kemudian buka aplkasi Terminal atau konsol.
    Menu > application > Terminal
  4. Melalui terminal kita akan masuk kedalam konfigurasi GRUB
    andrew@blackbox:~$ sudo grub
    kemudian akan muncul prompt GRUB seperti dibawah ini:

    [ Minimal BASH-like line editing is supported. For
    the first word, TAB lists possible command
    completions. Anywhere else TAB lists the possible
    completions of a device/filename. ]grub>

  5. Berikutnya mencari dimana letak penginstallan GRUB berada
    grub> find /boot/grub/stage1
    misalkan didapatkan hasil (hd0,3), ini adalah informasi yang akan kita gunakan untuk mensetup pada tahap selanjutnya
  6. Selanjutnya, masuk ke GRUB yang ada di (hd0,3)
    grub> root (hd0,3)
  7. Beikutnya kita mensetup grub yang ada di (hd0,3)
    grub> setup (hd0)
    proses akan berjalan, jika ada kesalahan dalam konfigurasi akan ditampilkan dilayar untuk diperbaiki
  8. Jika proses installasi sudah selesai, keluar dari shell GRUB
    grub> grub> quit
  9. Berikutnya restart komputer untuk mengetahui hasilnya

Gambar dicomot dari sini

Related Posts

    No related posts found

Facebook Comments

comments

Powered by Facebook Comments