Mengenal Inkscape, Aplikasi opensource pengolah vector grafis

In: desain|linux

10 Aug 2008

inkscapeSedikit sharing pengalaman memakai aplikasi pengolah grafis, atau lebih spesifik vector ilustrator. aku dulu pertamakali belajar grafis dengan corel draw, mulai dari corel draw 8 , 11 dan terakhir X3. Sekarang sudah keluar juga yang versi X4 lho..silakan cek di official site corel, aku ga kan bahas mengenai corel nya. tapi aplikasi desain grafis yang bisa menggantikan peran corel draw yang ada di lingkungan operating system linux.

Inkscape secara interface hampir mirip dengan corel draw, dari segi tata letak tool boox, button bar dan sidebar. Untuk versi terbaru, 0.46 sidebar sudah menyatu pada window samping kanan, tidak lagi lepas seperti pada versi sebelumnya (–0.45). Untuk informasi terbaru silakan kunjungi official sitenya disini.Color box diletakkan dibagian toolbar bawah untuk memudahkan drag n drop saat pewarnaan path.

Aku dulu fanatik terhadap Corel Draw untuk semua grafis yang aku buat, mulai dari poster, layout leaflet, famlet bahkan untuk pembuatan layout website :P . banyak alasan, corel adalah aplikasi yang mudah digunakan, tinggal drag and drop, jadi sempat aku bilang pada temen saat ada yang mau belajar corel “Membuat objek yang di Corel itu mudah, yang susah adalah ide akan membuat apa dengan aplikasi Corel”. Sekarang ini aku sudah meninggalkan windows untuk kerja sehari-hari, jadi otomatis corel juga harusa aku ganti dengan yang lain yang sesuai dengan platform linux. Walaupun bisa sih, corel di emulator dengan aplikasi wine, namun sama saja corelnya pasti ga legal, ya belajar mengurangi pembajakan gitu..:P. Semenjak itu aku banyak berurusan dengan Inkscape untuk pembuatan grafis.

Keunggulan Inkscpe yang aku tahu:
- source codenya dibuka, kita bisa memodifikasi sesuai keinginan, {kalau mau and mampu sih..}
- hasil gambar vectornya lumayan lebih halus daripada corel {menurut saya loh}
- untuk gradasi dan masking juga lebih soft
- file hasil nya berexstensi *svg, yang bisa di preview lewat window manager, dan kalau di view gambarnya ga pecah..

Namun dibalik kelebihan inkscape, ada juga sedikit kekurangan yang mungkin akan diperbaiki di versi selanjutnya. Versi terbaru versi 0.46. Silakan cek di http://inkscape.org untuk informasi detilnya..
kekurangan inkscape:

- agak berat apabila gambar yang dibuat sudah komplek dan bermain gradasi dan masking, {semua aplikasi kayaknya juga seperti ini, jika gamba sudah komplek >> berat editingnya }
- belum bisa membaca dan mengedit file dengan ekstensi *cdr (milik corel draw), untuk file *.ai bisa dibuka tapi agak sedikit kacau, ini yang mungkin akan diperbaiki selanjutnya.
- Inscape lebih khusus ke vector ilustrator jadi untuk bitmap editing belum selengkap corel. Ada tambahan library untuk plugin effect >> image untuk tambahan bitmap editing

Buat rekan-rekan yang juga berkecimpung didunia grafis, tidak ada salahnya mencoba aplikasi ini untuk menghasilkan karya yang legal. selamat mencoba. :)

Logo Inkscape diambil dari sini

bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark

22 Responses to Mengenal Inkscape, Aplikasi opensource pengolah vector grafis

Avatar

indra

September 12th, 2008 at 9:27 am

menurut saya ini bagus. tetapi kurang lengkap sedikit, yaitu belum ada pengertiannya.

maaf bila komentar saya menyinggung anda

thank’s

andrew:
Terimakasih sudah berkenan mampir mas..
iya, sebenarnya ini belum ke inkscapenya, kedepannya saya akan berusaha untuk belajar lebih lagi, dan saya post disini
Oh ya ini pengertian inkscape, saya ambil dari wikipedia:

Inkscape adalah sebuah perangkat lunak vector graphics editor yang bersifat Perangkat lunak bebas. Saat ini Inkscape masih dikembangkan dan dengan bantuan Gaussian blur sejak versi 0.45 telah mampu menghasilkan gambar SVG yang mutunya hampir sama dengan foto. Saat ini Inkscape belum mendukung animasi dan SVG fonts.

Inkscape dikembangkan terutama untuk Linux, namun bersifat cross-platform dan dapat dijalankan di bawah sistem operasi Microsoft Windows, Mac OS X, dan lain-lain. Lisensinya adalah GNU General Public License.

Inkscape dimulai pada tahun 2003 oleh Ted Gould, Bryce Harrington, Nathan Hurst, dan MenTaLguY, menggunakan bahasa pemrograman C++.

banyak sekali referensi yang bisa mas baca, silakan kunjungi official site nya

maaf bila komentar saya menyinggung anda

Ah, mas ini terlalu sensitif..
terimakasih atas masukannya

Avatar

Papa_dede

September 17th, 2008 at 10:59 am

Saya setuju untuk komentarnya tentang Inkscape, memang patut dicoba. Kebetulan saya seorang guru TIK dan saya menagajarkan materi desain grafis pake Inkscape, siswa gak masalah tuh, bahkan karya mereka cukup bagus-bagus. Jadi mari kita gunakan software legal untuk pendidikan. Jangan ngajari membajak dong !

andrew:
Terimakasih sudah berkenan mampir
Salut buat bapak yang ikut mengajarkan software grafis inkscape untuk pendidikan, saya juga mempunyai kenalan dosen yang juga penggiat open source, mungkin bapak berkenan sharing dengan beliau.. :)
Segala sesuatu tergantung kebiasaan saja, jadi jika sedari awal sudah diajarkan penggunaan free software maka kedepannya akan terbiasa dan akan menyadari akan pentingnya menghargai HAKI.
Mari berkarya dengan opensource software.. :D

Avatar

ayah rizqin

October 16th, 2008 at 1:55 pm

Mas Andrew,
Terimakasih info Inkscape-nya, ketika saya menulis comment ini saya sedang mendownloadnya.
Kebetulan saya sedang berusaha beralih kebiasaan menggunakan software yang ‘biasa’ nih..:). Oh iya saya juga pengguna software untuk arsitektur dikantor (Cad/Revit) kalo ada info opensourcenya boleh dishare juga!

maturnuwon


andrew:

Terimakasih Pak sudah berkenan mampir :)
Iya, silakan coba Inkscape nya, hasilnya ga kalah kok dengan yang bajakan :P .
untuk software arsitekturnya, dulu pernah coba qcad tapi ga sempat ngelanjutin. alternatif lain bisa menggunakan google sketch up.

Avatar

INkScape « Fachrurozi nast’s Weblog

October 28th, 2008 at 12:25 am

[...] INkScape October 27, 2008 Posted by froz13 in 1. trackback Mengenal Inkscape, Aplikasi opensource pengolah vector grafis [...]

Avatar

Huri

November 4th, 2008 at 7:02 am

Thanks for the info nih mas, kebetulan saya baru mau mulai belajar gambar pake komputer, hehe… Lagi cari2 alternatif corel draw terbaik di linux, dan sampai saat ini kayanya inkscape jadi pilihan, apalagi setelah membaca tulisan mas ini. Ok deh mas, Forza Open Source!

Avatar

andrew grotesque

November 14th, 2008 at 7:40 am

Thx infonya mas Andrew (namanya sama….hehehe)
Inkscape emang asik kok, apalagi yang terbaru, lumayan lbh lengkap.
Dan yang pasti lebih enak dan gampang dipelajari daripada Corel.
Aku seneng pake Inkscape, karena gak pasaran, dan yang paling penting, gak Bajakan..hehehe
Dah banyak hasilin duit nih si Inkscape.
Cuma ada satu masalah nih mas, kok aku gak bisa nemuin cara utk Text to Path kaya’ di Corel yah, bisa sih, cuma gak bisa diatur-atur.
Ada yang tau ?

andrew:
makasih juga mas andrew grotesque dah berkenan mampir…
aku dah lihat wallpaper yang dibuat pake inkscape, keren banget mas……
oh iya, sedikt sharing…

Cuma ada satu masalah nih mas, kok aku gak bisa nemuin cara utk Text to Path kaya’ di Corel yah, bisa sih, cuma gak bisa diatur-atur.

> Maksudnya yang text mengikuti alur path itu ya?
barusan aku coba, dengan membuat text dan path yang dibuat melengkung, ddiseleksi semuanya, kemudian dipilih pada menu bar Text >> Put on path.
misalkan ingin mengubah kelengkungan dapat mengubah pada path nya dengan tool Edit Path by node (F2)
> Kalau maksudnya menubah Text menjadi path lepas, atau mengubah huruf menjadi karakter tertentu, misalkan untuk membuat logo.
dapat menggunakan Path >> Object to path

CMIIW

Avatar

Hidayat

December 15th, 2008 at 5:55 pm

Kang Andrew..
makasih bnyk supportnya, skrg aku lg ngejalanin usaha printing kecil2an.. aku jg lg pelan2 ninggalin prog “Cxxxx”. Malu design keren.. programnya bajakan.. he.. he..
Inkscape lumayan jg, skrg rada enak walau dikit “greget”.
Banyakin aja tutornya kang..
Hatur nuhun..

andrew:
Makasih juga Kang sudah berkenan mampir..

  • Banyakin aja tutornya kang..
  • iya, insya Alloh kang…

    Avatar

    artworkbean

    February 19th, 2009 at 11:37 pm

    saya nemu blog inkscape mas andrew. pakek acara bagi pdf gratisan segala mas!
    http://www.inkscapetutorials.blogspot.com/

    andrew:
    thanks infonya..sangat membantu sekali..
    tapi image nya ada yang ga muncul tuh..

    Avatar

    dwihartono

    February 23rd, 2009 at 3:35 pm

    Coba dulu Font Switch-nya belum bisa dipakai

    Avatar

    wiradita

    April 26th, 2009 at 7:14 pm

    mas,, gila,, saya inkscape lovers.. apakah mas juga?? aplikasinya mantep banget..

    Avatar

    andrew

    April 26th, 2009 at 7:24 pm

    yup,
    inkscape memang bagus, sebagai aplikasi opensource yang tidak kalah dengan aplikasi vector grafis yang berbayar lainnya..

    Avatar

    andrew

    April 26th, 2009 at 7:26 pm

    Font switch yang mana ya?
    atau maksudnya mengubah jenis font..
    misalkan itu yang dimaksud, tinggal klik diikon T..
    atau pake Crl + Shift + T

    Avatar

    andrew

    April 26th, 2009 at 7:27 pm

    Forza open source juga .. :D

    Avatar

    eka

    May 2nd, 2009 at 2:51 am

    Inkscape cukup bagus sayang belum ada power clip tapi itu bisa diakalin Ka .Bikin logo Operator ponsel juga bagus

    Avatar

    Eddy

    May 18th, 2009 at 1:21 pm

    a little bit tiny problem…

    ndesain nang inkscape, save as svg format….digowo nang percetakan (biyen kae gawe banner stiker karo kartu nama), dibuka nganggo corel mawut tenan hasile…trus balik maneh..soko inkscape di export as png….tp yo kuwi ra penak mergo dudu vector kan, rodo ketok pecah, padahal wes resolusi gede tenan….

    any suggest?

    Avatar

    andrew

    May 21st, 2009 at 2:37 pm

    Pas, nge export resolisinya dijadikan minimal 300dpi..insya Alloh ga pecah..pecah itu karena resolusi hasil export an yang terlalu kecil saja….

    regards

    Avatar

    Eddy

    May 22nd, 2009 at 5:54 pm

    dadi aku save e nang format opo ndre?
    nek kurang yo ora, lha wong file e wae gedhe ne nganti 3MB kok, untuk ukuran kartu nama (9×5,5cm) mosok iyo resolusinnya kurang?? sing png kuwi…

    nek sing svg aku bingung, mawut….lha percetakan ki mung nyediake programe C***L je…piye jal…opo aku nggawe gimp portable wae?? hehehe….

    Avatar

    andrew

    May 22nd, 2009 at 9:20 pm

    ya format png lah..tapi yang ukuranya dah fix..dengan resolusi 300dpi lah..
    masalah c*r*l ga maslah..kan 8.png bisa di import dimasukkan di corel trus di print..aku biasanya nyetak di percetakan agak terkenal di sagan ituh..masnya sudah bisa melayani dari *.png
    tapi ya itu tadi ..resolusinya jangan pecah..

    Avatar

    Eddy

    May 25th, 2009 at 2:26 pm

    pancen iso ndre tp iyo bedo kok hasile antara sing vector karo image….kurang alus ki sing image tulisane…

    Avatar

    andrew

    May 29th, 2009 at 9:00 pm

    Iyo memang lebih halus yang vektor, agar ga pecah image yang digunakan memang harus ukuran 1:1 dengan ukuran cetaknya..biasane sih dihaluskan dulu lewat Gimp

    Avatar

    ArtMaster

    June 11th, 2009 at 12:06 am

    Music & Graphic

    Apa ada yg pernah coba Artpro System Artwork?
    Meski harganya mahal tapi mampu menghasilkan trilyunan rupiah. Tapi hanya bisa di Mac n OS PC Mac.

    Salam kenal buat semua..
    Dari Tongkrongan anak anak Music & Graphic

    Sebab selain di Graphic, aku jg sering nongkrong di Music.
    Bersyukur rasanya bila dapat memilih satu diantara dua hal yg menjadi tongkronganku ini. Tapi sayangnya, keduanya begitu berkaitan.

    Mau yang namanya Freehand, Flash MX, Adobe Illustrator, Corel Draw, Adobe Photoshop, Image Ready, Inkscape, NT Packages, Artpro (Rev berapa aja) tetep nyangkut ke Music.

    Mohon dukungannya bos buat kemajuan kami di depan.
    Makasih bwt free time nya!

    jangan lupa maen ke sini:

    http://www.friendster.com/jeniusfriendster

    Avatar

    free logos

    December 13th, 2009 at 3:35 pm

    thanks om atas infonya. biasanya saya menggunakan corel draw, dan AI. kira kira bagus mana ya

    Comment Form

    About this blog

    No...it just Nobody's log..

    Photostream

      @Turi SlemanTuri Sleman@Turi Sleman BridgeGadjah Mada University halte :DDSCN9253.University of Gadah MadaUniversity of Gadah MadaUniversity of Gadah Madaparking corner faculty of agricultural technology
    • Galih: saya sama persis seperti mas Rhydhe, introvert, tapi yang saya butuhkan saat ini adalah teman, meski [...]
    • febi: assalamualaikum, hai teman semua salam kenal. aku merasa mengalami kesusahan dalam sosial (introvert [...]
    • Tazkiyah: Wah wah introvert? Ni emg gw bgt,. Tp dibilg pemalu.. Aq sdikt pemalu.. emang sih aq ga seneng bnyak [...]
    • aulia: permisii, ada yg tau analisi VFA dgn cara titrasi??? nuwun [...]
    • andrew: @All: Terimakasih atas kunjungannya, jadi bersemangat untuk ngeblog kembali.. @Heru: Yap, betul [...]

    My Plurk