Installasi wordpress di domain dot staff ugm (solved)

logo-wordpress-googleHari rabu kemaren (3 September 2008) Possnetwork UGM mengadakan training manajemen website personal berbasis wordpress. Training ini diperuntukkan bagi dosen yang memiliki domain staff untuk memanfaatkan fasilitas yang diberikan oleh PPTiK. Kebetulan aku kemaren sedang tidak ada tugas yang begitu mendesak, dan diminta Pak Dani untuk membantu mengisi materinya, berbekal Modul pelatihan yang dulu pernah aku buat untuk Training Pengenalan dan Administrasi Weblog dengan WordPress untuk Himpunan mahasiswa jurusan Permateta.

Sebelumya mohon maaf kepada peserta Training apabila selama pelaksanaan ada  yang kurang berkenan, mulai dari penyampaian materi sampai dengan pelayanan pendaftaran hosting. berikut ini aku akan  mengulas kembali materi mengenai installasi wordpress di domain staff ugm, semoga bermanfaat.

1. Pastikan Domain hosting staff sudah aktif dan siap digunakan, saat pendaftaran pertamakali anda akan mengisi nama domain (domain name), user id (username) dan kata sandi (password)  yang akan digunakanuntuk masuk ke controlpanel(cpanel) webhosting ugm.

untuk mengeceknya dapat melalui url browser dengan menuliskan nama domain anda. misalkan alamat saya:

http://andrew.staff.ugm.ac.id/cpanel

kemudian dimasukan user id (username) dan kata sandi (password) yang sudah kita daftarkan sebelumnya.

catatan:harap teliti dalam memasukkan username dan password apabila melakukan kesalahan selama kurang lebih 5 kali, cpanel akan mengaggap anda sedang melakukan bruteforce pada mesin server, sehingga anda diminta menunggu sekitar 10 menit untuk dapat mencoba kembali login.

2. Unduh source code Engine WordPress terbaru yang dapat di peroleh situs resmi Wordpess.org. Versi terbaru saat tulisan ini dibuat adalah 2.61.


3. Masuk ke pengaturan controlpanel webhosting anda, sesuai dengan petunjuk pada langkah pertama, jika login berhasil anda akan masuk ke halaman home cpanel, seperti gambar dibawah ini.

bagian cpanel terdapat banyak sekali pengaturan, mulai dari pengaturan preferences, Mail , Files dan lain sebagainya, untuk penjelasan mengenai penggunaan cpanel lebih lanjut dapat dibaca disini

4. Langkah berikutnya adalah mengupload source code Engine WordPress yang sudah kita unduh pada langkah ke-2 diatas, cara uploadnya menggunakan fasilitas tool yang disediakan oleh cpanel, yaitu File manager pada Tab Files, seperti pada gambar dibawah ini.


[file manager]

kemudian akan muncul pilihan File manager Directory Selection, atau tempat directori yang akan dituju, untuk lebih mudahnya silakan pilih WebRoot(Public_html/www) kemudian Go. akan muncul halaman file manager.

[halaman file manager]

fasilitas File manager pada Cpanel 11 ini berbeda dengan Cpanel 10, tampilannya lebih bersahabat dan memudahkan dalam pengelolaan file. Bagian atas ada button operasi file,bagian sisi kiri terdapat pohon direktori (tree) yang akanmemudahkan dalam manajemen filenya. Masuk ke folder public_html untuk mengupload file code WordPress, catatan: folder public_html dan www sama, hanya symlinks, jadi tidak perlu kawatir untuk memilih salah satu diantaranya, namun disarankanuntuk memilih public-html sebagai tempat mengupload. Kemudian pada button operasi (button atas) pilih Button Upload kemudian kita pilih file yang akan kita upload.

Setelah proses upload berhasil dilakukan, berikutnya pilih menu untuk kembali ke File Manager. Langkah Selanjutnya adalah memecah file wordpress  dengan cara menchecklist pada file wordpress dan gunakan lagiu button operasi file (button atas) denag memilih opsi Extract . File paket Code WordPress biasanya dalam format *.zip atau *.tar.gz.

Proses Ekstraksi akan menghasilkan folder WordPress, Penamaan ini terserah pada kita apakah akan menggunakan kata wordpress dibelakang domain kita atau tidak. Misalkan saya tidak menghilangkan folder wordpress nya maka alamat websiter personal dengan wordpress saya adalah http://andrew.staff.ugm.ac.id/wordpress. Namun apabila saya memindahkan seluruh isi di folder wordpress ke directory public_html maka alamat website personal saya cukup http://andrew.staff.ugm.ac.id. Saya lebih memilih tanpa menggunakan folder wordpress, jadi saya memindahlkan seluruh isi folder wordpress ke folder public_html, Cara memindahkannya adalah dengan menyeleksi semua file dan menggunakan button opersi file dan diarahkan ke folder public_html.

5. Langkah berikutnya adalah menyiapkan database yang akan digunakan sebagai informasi untuk installasi WordPress kita. Buka kemabali home Cpanel dan pilih pada Tab Databases, Kemudaian dipilih tool My Sql Databases


Muncul halaman My Sql Databases yang merupakan halaman yang digunakan untuk membuat databases, user database, passworduser ke databases dan nama hostnya.

beberapa informasi yang akan disiskan misalkan sebagai berikut:

Membuat Databases

Database name: blog

secara otomatis nama database kita akan menjadi userkita_namadatabase,  nama database yang baru saya buat adalah andrew_blog (ini perlu diingat)

Kemudian  buat Mysql User

User database : user

secara otomatis nama user My Sql kita akan menjadi userkita_usermysql,  nama user mysql yang baru saya buat adalah andrew_user (ini perlu diingat)

Menambahkan hak akses

Memeberikan hak akses user andrew_user ke andrew_blog . Untuk menambahkannnya cukup dengan memilih dropdown menu sesuai dengan user mysql dan databases dan klik Add . User yang akan kita berikan akses keseluruhan, dengan check all previllage pada checklist nya.

Nama host yang digunakan, secara default adalah localhost (ini perlu diingat)

6. Langkah berikutnya adalah intsallasi wordpress pada browser. Buka pada url browser dengan alamat sesuai dengan alamat default installasi pada langkah ke 4.

- buka di browser  http://andrew.staff.ugm.ac.id. Kemudian muncul informasi mengenai pembuatan file konfigurasi WordPress, seperti gambar dibawah ini.


[gambar konfigurasi wp-1]

- kemudian dipiih button create a configuration file, berikutnya akan mucul informasi mengenai informasi apa saja yang dibutuhkan utnuk konfigurasi.diantaranya sebagai berikut:

nama databases

nama user my sql

password user mysql

nama host

tabel prefiks (apabila menggunakan lebih dari satu enggine wordpress dalam satu databases)

berikutnya pilih button Let’s Go

- isikan sesusi dengan informasi yang sudah ditentukan sebelumnya pada langkah ke 5. seperti gambar dibawah ini.


[gambar congif wp]

jikapengisian database benar maka akan muncul konfirmasi untuk proses installasi, kemudianpilih run install

- Langkah Berikutnya akan muncul form mengenai informasi mengenai blog yang akan dibuat, dapat dilihat pada gambar dibawah ini.


[gambar information]

- langkah berikutnya akan keluar halaman informasi mengenai username dan pasword admin, yang perlu diingat adalah

username untuk administrator secara  adalah admin

password yang pertamakali  diberikan worspress adalah password random hasil generate, disarankan untuk mencatatnya dan sesegera mungkin menggantiu dengan password baru yang mudah diingat tapi susah ditebak orang lain.

- berikutnya dapat login dengan username dan password yang sudah kita catat  tadi. skrinsyutnya seperti gambar berikut ini.


[gambar login]

jika login berhasil maka akan muncul dashboard wordpress, seperti gambar berikut ini.


[gambar dashboard]

7. Langkah terakhir dalam installasi adalah mengganti password pemberian enggine wordpress hasi generate  dengan password baru, untuk mengubahnya pilih pada  tab Users.

- pilih pada user admin , dan silakan dilengkapi data diri pribadi sesuai dengan field yang tersedia.

- Poin yangpaling penting adalah mengganti password dengan password yang baru, kemudian pilih menu Update Profile

8. Untuk Melihat hasil installasi wordpress,Klik pada button visit site yang berada pada sisi samping title blog kita pada menu dashboard. dan inilah hasilnya.

selamat mencoba..

Related Posts

    No related posts found

Facebook Comments

comments

Powered by Facebook Comments