Pagi ini ada sms dari salah seorang rekan angkatan yang pernah ikut training weblog permateta kemaren, yang intinya meminta aku untuk jadi tokoh yang diwawancarai di media TP-News, TP-News adalah salah satu media cetak yang diterbitkan oleh Departemen Kominfo (pada jamanku dulu) BEM FTP. Lho kok bisa..?? itu yang pertama kali terbesit di benakku, emang siapa aku??. Setelah ditanyakan latar belakang pemilihannya, beliau, yag sepertinay salah satu awak TP-News mengatakan karena aku yang baru lulus kemaren, ok alasan yang masuk akal, aku terima saja, Pelaksanaan wawancaranya via email dan aku menyetujuinya dengan mengirimkan alamat email ku.
Pagi-pagi datang email ke evolution (mail client ubuntu studioku), yang isinya pertanyaan wawancara yang terkait dengan permbicaraan sms harisebelumnya. Seperti inilah isi pertanyaan wawncara selengkapnya.
On Tue, 2008-09-09 at 00:03 +0800, bachrul wisesa wrote:
beberapa pertanyaan aja nih mas, ntar jawabnya panjang lebar juga boleh.
Cerita2 cerita tentang pengalaman kuliah di FTp,ma organisasi boleh, kalo perlu pengalaman jadi asDos.
1. Mengenai wisuda kemaren, gmana perasaannya lulus cepat??mau lanjutin kemana ni??
kerja ato mw kuliah s2 lagi….
2. target lulus kuliah kurang dari 4 tahun udah tercapai, trus kasih kiat2 bawat adek angkatan cara belajar yang baik mas…..
3. Trus menurut mas prospek kerja bagi lulusan ftp khususnya tep diIndonesia ini bagaimana??
4.Trus mengenai kurikulum matakuliah dalam jurusan tep apakah sudah sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan pasar??
kalo belum kira2 kira apa yang masih kurang…
5. KAsih unek2 selama kuliah di FTP ini, mungkin bisa organisasinya, dosen, matakuliah, fasilitas, laboratorium, alumni, website, dll….kasih yang kritis buat membangun FTP!!!!
6. Trus bagaimana pendapat mas tentang berorganisasi pada mahasiwa?? apakah akan mempengaruhi matakuliah kjita atau malah menambah soft skill kita….
Karena ada wacana diantara mahasiswa bahwa ikut organisasi akan mengganggu kuliah…Skalian minta CV nya mas, ditambah riwayat pendidikan, matakuliah paling seneng dan ga’ seneng, riwayat organisasi- akademis,
Nuwun mas…
aku tunggu balesanne secepatnya.
Pertanyaanya sih sedikit, tapi jawabannya yang lumayan banyak, ini selangkapnya.
1. Mengenai wisuda kemaren, gmana perasaannya lulus cepat??mau lanjutin kemana ni??
kerja ato mw kuliah s2 lagi….
Alhamdulilah, satu kewajiban sudah tunai, dan tentunya akan menyusul kewajiban-kewajiban lain yang lebih berat lagi, rasa senang dan bahagia tentunya hal yang wajar dialami wisudawan dan wisudawati. Namun, rasa senang atau bahagia ini kadang hanya berlangsung sesaat, akan hilang hari esok dimana status mahasiswa yang disandang sebelumnya ditanggalkan, digantikan gelar sarjana yang dituntut untuk bersaing di dunia kerja. Yah, bisa dibilang wisuda adalah gerbang pertarungan yang sesungguhnya.
Pertanyaan kedua mengenai tujuan setelah kuliah, Saya secara pribadi masih mempunyai keinginan untuk melanjutkan belajar s2, namun karena berbagai pertimbangan memilih untuk bekerja dahulu, ya itung-itung meringankan beban orang tua, orang tua mempunyai harapan yang sederhana, minimal mampu menghidupi diri sendiri, syukur-syukur bisa menghidupi anak orang lain (*halah*), yang terakhir in bercanda kok, yang jelas harus bisa hidup mandiri berbekal ilmu dan keterampilan yang saya miliki.
Alhamdulilah sekarang saya sudah bekerja (baca=magang) sebagai tenaga honorer di PPTIK ugm dengan posisi Tim Engineer UGOS (UGM Goes Open Sources) mulai bulan Maret 2008. jadi sambil menyelesaikan skripsi kemaren juga sudah nyambi kerja, itung-itung ngisi waktu daripada bengong
,
2. target lulus kuliah kurang dari 4 tahun udah tercapai, trus kasih kiat2 bawat adek angkatan cara belajar yang baik mas…..
Kiat-kiat apa ya, ini bukan kiat-kiat yang saya sarankan untuk ditiru, tapi misalkan mau ditiru ya silakan
, ini hanya pengalaman pribadi seorang saya
pertama, saya berusaha untuk menggunakan waktu sesuai aturan yang ada, waktu kuliah-kuliah, waktu organisasi organisasi, waktu main ya untuk bermain. Ya ini sebenarnya tergantung kondisi, walaupun teorinya mudah, tapi dalam pelaksanaanya saya sendiri juga masih berusaha konsisten sampai sekarang.
kedua, saya memilih untuk berorganisasi, tahun pertama dan kedua saya ikut organisasi BEM FTP, MBUGM (http://mbugm.org) dan UKM Volley. Mungkin inilah yang menantang saya untuk bisa membagi waktu dan menerapkan kiat pertama diatas. Selain itu, aktif diorganisasi akan secara otomatis juga mengasah kemampuan yang tidak diperoleh dari bangku perkuliahan, misalkan bagaimana bersosialisasi, menerima perbedaan pendapat, mengemukakan ide dan memimpin suatu tim.
ketiga, apa ya..masih banyak tapi yang penting selain kuliah kita harus juga mengasah kemampuan dibidang yang lain,baik organisasi, keterampilan, bahasa dan lain sebagainya.
3. Trus menurut mas prospek kerja bagi lulusan ftp khususnya tep diIndonesia ini bagaimana??
Ini opini saya ya,.. Saya mengambil jurusan teknik pertanian, namun tidak menutup kemungkinan untuk kerja dibidang yang lain, dan ini banyak terjadi juga pada alumni alumni FTP. Tidak bisa dipungkiri bahwasannya alumni-alumni TP lebih tertarik untuk bekerja dibidang lain diluar teknologi pertanian,misalkan perbankan, pemerintah, dan wiraswasta walaupun sebenarnya apabila bekerja dibidang pertanian mendapatkan prioritas yang lebih dari yang lain.
Secara umum alumni TP mampu bersaing dengan alumni lain dalam persaingan bebas dunia kerja, namun dengan syarat dan ketentuan yang berlaku yaitu kemampuan individu yang juga harus dipersiapkan.
4.Trus mengenai kurikulum matakuliah dalam jurusan tep apakah sudah sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan pasar??
Mengenai kurikulum jurusan TEP, kembali lagi saya beropini. Secara umum ilmu yang diperoleh saat kuliah yang diramu dan diatur dengan kurikulum sudah sesuai dengan requirement pasar, namun semua kembali lagi pada pribadi, bagaimana individu yang belajar ini mampu menyerap ilmu yang di berikan oleh bapak dan Ibu dosen. Butuh kerjasama dari banyak pihak untuk menjalankan kurikulum agar sesuai dengan harapan.
5. KAsih unek2 selama kuliah di FTP ini, mungkin bisa organisasinya, dosen, matakuliah, fasilitas, laboratorium, alumni, website, dll….kasih yang kritis buat membangun FTP!!!
Unek-unek ya..,hmm
Mengenai layanan teknologi informasi, khususnya internet, kebijakan mematikan akses internet (wifi) pada hari sabtu dan minggu yang sekarang ini dijalankan fakultas sepertinya bukan suatu pilhan yang mendukung kemajuan pendidikan di kampus ini. Hari sabtu dan minggu biasa digunakan untuk mengerjakan tugas kelompok dan mencari informasi atau belajar dari internet. Saya dulu juga memanfaatkan internet untuk belajar,misalkan mengenai linux, opensources, webdesign, tutorial, dll.
Akan lebih baik apabila fakultas mempertimbangkan kembali kebijakan pemadaman wifi pada hari libur, mengingat pentingnya kebutuhan internet dalammembantu pembelajaran. Namun, dilain pihak semoga mahasiswa yang memanfaatkan akses intenet juga menyadari akan berharganya akses internet yang sudah disediakan, dengan tidak menggunakan akses internet untuk hal-hal yang tidak bermanfaat.
6. Trus bagaimana pendapat mas tentang berorganisasi pada mahasiwa?? apakah akan mempengaruhi matakuliah kjita atau malah menambah soft skill kita…. Karena ada wacana diantara mahasiswa bahwa ikut organisasi akan mengganggu kuliah…
Mahasiswa wajib berorganisasi, Masa kuliah merupakan saat untuk mencari ilmu, belajar menjadi pemimpin dan peningkatan pola pikir .Ilmu pelajaran biasa diperoleh dari bangku perkuliahan, sedangkan pembelajaran menjadi pemimpin diperoleh dari kegiatan dalam organisasi, Kemampuan pola berfikir akan berubah seiring dengan pengalaman hidup, pengalaman berorganisasi dan pelajaran dibangku perkuliahan.
Dengan berorganisasi kita belajar bagaimana menjadi pemimpin dan dipimpin, mengemukakan pendapat, menghargai perbedaan, mempertahankan pendapat, dan yang tidak kalah penting adalah eksplorasi diri( mengembangkan bakat dan mengasah kemampuan lain, misalkan olahraga, musik, iptek, komputer dll).
Keterkaitan antara kegiatan organisasi dan kuliah sangat erat, disatu sisi apabila kita mampu menyeimbangkan antara keduanya maka kedua poin diatas akan memebrikan manfaat yang lebih kepada kita yang akan membentuk kita menjadi insan berpendidikan yang siap bertarung didunia kerja, disisi yang lain pengaturan skala prioritas yang kurang tepat akan memberikan hasil yang kurang memuaskan. Perlu diingat juga tujuan utama kita disekolahkan oleh orang tua disini, “Belajar”, itu yang utama, belajar banyak hal, ilmu, keteramplan dan juga organisasi.
Berorganisasi mendukung keberhasilan perkuliahan, perkuliahan tidak hanya sekedar mendengarkan penjelasan dari bapak/ibudosen, mencatat materi, mengerjakan tugas dan ujian, tapi pada masanya harus berinteraksi dengan masyarakat, misalkan saat Kerja Praktek, KKN dan Penelitian Tugas Akhir. Kemampuan berorganisasi akan menentukan pada fase ini, fase dimana kita sebagi mahasiswa dituntut untuk speak up, mengemukakan ide sampai dengan memimpin tim. Ini baru sebagian kecil yang saya tahu, masih banyak manfaat-manfaat lain yang kiranya akan rekan-rekan rasakan, silakan eksplor apa yang ada pada diri kita, banyak jalan yang dapat ditempuh, slah satunya dengan berorganisasi.
regards
[http://andrew.getux.com]
Related Posts
- No related posts found
Comments
Powered by Facebook Comments