071108 Angin kencang jumat sore itu…

Postingan ini untuk megingatkan aku akan kejadian pada hari jumat, 7 Nopember 2008. Pengalaman yang sama dapat juga dibaca di tulisan rekan2 lain yang juga jadi saksi hidup peristiwa angin puting beliung yang melanda UGM dan sempat singgah di gedung PPTik.
Jumat hari itu seperti biasanya rekan-rekan kantor melaksanakan shalat jumat di masjid kampus ugm, dengan berjalan kaki dibawah terik matahari. Cuaca pada siang hari itu tidak sepanas jumat2 sebelumnya, lumayan agak mendung, sampai disini belum ada firasat akan adanya kejadian angin tersebut.
Pukul 14:00 -14:45 aku sendiri masih berada didepan PC(Ngerjain desain Presentasi KPLI jogja untuk ILC2008 di bali), dan seingatku keadaan diluar jendela agak gelap, yang pasti akan turun hujan. Ada server mipa datang dan aku diajak mas manda untuk bantu dan lihat cara pasang server di ruang server selatan, hujan sudahmulai turu rintik rintik, terlihat dari pintu kaca ruang seminar gedung selatan, bapak2 yang biasanya menjalankan rutinitas voly sepertinya enggan memasang net karena cuaca yang tidak bersahabat.
Masuk di ruang server yang dingin dengan suhu ruangan dibawah 24 0C menambah dinginnya keadaan saat itu, ngobrol ngalor ngidul sambil lihat pak agung dan teknisi jaringan yang lain yang memasang rackserver, terdengar hujan semakin deras, kemudian datang juga pak Kepala yang mengecek server untuk mengingatkan mengenai SOP apa gitu dan sempat ngobrol2 juga sebentar mengenai seringnya mati lampu dan jaminan supay listrik dari genset di kantor PPTiK. Selang beberapa detik terdengar suara “Bruak….^&*(+_)(*&*()&%$” suara apa itu ya” beberapa orang menebak itu adalah suara gerbang parkir dalem yang jatuh karena tertiup angin, setelah dicek darijendela dalam ruang seminar ternyata suara keras tadi adalah suara tower inherent yang roboh.
Robohnya tower inherent ini sebagai awal serangan, berikutnya disusul suara genting2 yang jatuh menimpa plafon lantai2 dan menimbulkan suara gaduh. Kondisi diluar ruangan gelap disertai hujan dengan tiupan angin yang bertiup ke arah utara dengan kecepatan sekitar 80km/jam, terlihat pohon pohon terombang-ambing diterpa angin. susana kantor menjadi hiruk pikuk, sebagian karyawan berlindung dibawah tangga gedung utama lantai1 yang dianggap lebih aman dari jatuhan benda2 dari atap, sebagian lagi berusaha menyelamatkan barang barang elektronik dan rekan-rekan yang masih terjebak di lantai2, sungguh peristiwa yang susah dilupakan saat itu. Suara pecahnya genting dan masuknya air ke dalam gedung menambah panik dan histerisnya ibu-ibu dan orang tua yang menhawatirkan keluarga dan anaknya dirumah.
Ada ibu yang berumur sekitar 35tahun yang menangis dan berusaha ditenangkan oleh ibu karyawan, ibu itu menghawatirkan suaminya yang tadi akan menjemput beliau dan menunggu di pos parkir PPTiK, padahal pos parkir itu sekarang sudah roboh tertimpa pohon asem besar. semoga saja suami ibu tersebut sempat menyelamatkan diri sebelum pos parkir itu roboh.
Kondisi datangnya angin itu sekitar 10-15 menit, saat melihat pohon pohon tumbang dan mendengar suara gaduh didalam ruangan kepikiran juga keluarga dirumah, segera aku telpon ibuku dengan pulsa2 terakhir, mengabarkan keadaan disana, dan alhamdulilah, di rumah tidak terjadi hal yang dikawatirkan. Angin sudah agak reda dan beberapa karyawan sudah berusaha untuk meyelamatkan barang-barang elektronik yang ada di lantai2, semua karyawan bekerja bahu membahu memindahkan barang elektronik ke tempat yang lebih aman, yaitu di lantai1 dan ruang mainframe.
Hujan dan angin reda sekitar pukul 16:00, sejenak aku melihat keluar gedung dan melihat kerusakan yang disebabkan angin duapuluh menit yang lalu. Kantor PPtIK mengalami kerusakan pada bagian atap rusaknya parkiran dalam karena tertimpa tower inherent. Gedung lain yang juga mengalami kejadian seperti ini adalah wismagama yang atapnya terpotong terbawa angin, bangunan teras betonnya juga roboh, terlihat bekas patahan beton yang masih baru menghiasi teras deoan gedung. Purnabudaya juga tidak luput dari tiupan angin, memporakorandakan gedung yang baru saja selesai direnovasi ini.
Sebagai akhir dari tulisan ini, disertakan skrinsut yang sempat dijepret pada saat itu.















